Monday, October 5, 2015

Perang Cinta Segitiga di Timur Tengah antara RUSIA, AMERIKA dan ISIS 2015

Pada Tahun 2015. Perang yg Terjadi Tersebut Berada di Suriah, Irak, Yaman, Libya, Mesir (Sinai), Kurdi, Afghanistan dan Sudan. Peperangan yg terjadi di Timur Tengah Sangat Kompleks. Dan Banyak Pihak-Pihak yg Bertikai. Terkhusus untuk Negara di Suriah-Irak. Sebenarnya, Jika di Simpulkan hanya ada 3 Kelompok Garis Besar yg Bertikai.

Siapa saja Mereka…?

Perang Cinta Segitiga
Saya menyebutnya sebagai Perang Cinta Segitiga. Saya bagi menjadi Kelompok IKelompok II, dan Kelompok III. Dari Kelompok I, II, III ini ngga ada yg Bersahabat ya. Semua Saling Menyerang dan Melakukan Pembunuhan.

Jika di Tarik Garis Lurus Sejak Perang UNI SOVIET di Afghanistan Pada Tahun 1979. Perang yg dinobatkan sebagai Peperangan Terpanjang di Abad 20 ini. ngga pernah berhenti-henti juga dari Tahun 1979 dan terus bersambung hingga Tahun 2015 dan Melibatkan 2 Negara Raksasa. Yaitu RUSIA dan AMERIKA. Jika kita Total ya. Peperangan di Timur Tengah Telah menewaskan Lebih dari 3.000.000 Orang.

Di Perkirakan, Peperangan Terpanjang dalam Sejarah umat Manusia di Abad 20 ini masih terus berlanjut dan bakalan semakin banyak lagi yg tewas. Ini dia 3 Kelompok yg Bertikai Tersebut :

Kelompok I : ISLAM SYIAH yg DI DUKUNG RUSIA
tentara+iranian.jpg (640×446)

Kelompok ini Terdiri dari Tentara Hizzbulah, Tentara IRAN, Tentara Pemerintahan RezimAssad di SURIAH, Tentara PMF (Popular Mobilization Force) di IRAK. Mereka Semua ini adalah Penganut Paham ISLAM SYIAH. Jika kita Total Jumlah Pasukan Mereka ini Berjumlah Hampir 1.000.000+ Orang Bersenjata Lengkap.

Mereka Punya Tujuan yaitu menjadikan Lebanon, Suriah, Irak, Iran menjadi Negara ISLAM SYIAH Terbesar. Kelompok I ini di Backing oleh Negara RUSIA. Mengapa Rusia mendukung SYIAH. Karena SYIAH adalah Sekutu Utama RUSIA. Ingat Pelajaran Sejarah Rusia (Namanya dulu adalah UNI SOVIET) Uni SOVIET telah Membunuh 1.500.000 orang Islam Sunni di Afghanistan dengan Helikopter Perangnya Pada Tahun 1979 yg Lalu. 

Afghanistan.jpg (633×475)

Di Chechnya, Rusia juga masih aktif membunuh Tentara Islam Sunni Chechnya di Wilayahnya Sendiri. Di Perkirakan 200.000 Rakyat Islam Sunni di Chechnya Tewas oleh Rusia.

Foto : Militer Rusia
Pada Tahun 2015. Di Lansir dari Okezone (4/10/2015). Rusia siap mengirim 150.000 Pasukan Daratnya ke Suriah untuk menghancurkan kelompok tentara Islam Sunni sampai ke akar-akarnya tanpa tersisa. Baik dari ISIS maupun Pemberontak Sunni yg di Backing oleh Amerika Serikat.

Anehnya, Rusia ngga pernah 1 pun membunuh Tentara Islam Syiah. Tanya Kenapa…..?

Rusia (UNI SOVIET) banyak belajar dari Keruntuhan dan Kekalahannya di Afghanistan yg Lalu. Waktu itu, mereka kalah gara-gara ada pejuang Mujahidin, Al-Qaedah, dan juga ada Amerika Serikat yg ikut campur. Kali ini Tahun 2015. Rusia datang Kembali. Tapi bukan lagi di Afghanistan. Tapi di Suriah. Rusia banyak belajar dari Kekalahan masa lalunya. Kali ini Kekalahan ngga akan diulangi lagi oleh Rusia. 

Sesuai FAKTA SEJARAH : Rusia akan Tetap Hormat dan Mengabdi Pada Sekutu Utamanya. Siapa Lagi kalau bukan untuk melindungi Kepentingan SYiAH, Rezim Assad (Iran, Suriah, dll)  

Kelompok II : ISLAM SUNNI yg DI DUKUNG AMERIKA

Foto : Pasukan Amerika Serikat bersama Pasukan Sekutu Irak
Kelompok II adalah Islam Sunni yg dibacking dan didukung oleh Amerika Serikat. Contohnya adalah Seperti Arab Saudi, Kaum Pemberontak Sunni di Suriah dan Tentara New Army Iraq yg diciptakan dan dilatih oleh Amerika Serikat untuk menjadi Sekutu. 


Amerika Serikat juga memiliki Tim Koalisi. Yaitu dari Inggris, Australia, Ferancis, dll.

Di Timur Tengah khususnya di Irak dan Suriah, Amerika Serikat menganggap Pemerintahan SYIAH ASSAD di Suriah kudu mesti di jatuhkan. Karena SYIAH bukanlah Sekutu Amerika Serikat melainkan musuh. Termasuk Rusia adalah Musuh Terbesar bagi Amerika Serikat.

Sebaliknya, ISIS juga menjadi masalah bagi Amerika Serikat. Karena Terbukti ISIS ingin menciptakan Negara Kekalifahannya sendiri dan menolak untuk menjadikan Amerika Serikat sebagai Pimpinan. Maka ISIS pun di Cap Amerika Serikat sebagai Musuh.

INFORMASI TAMBAHAN TENTANG IRAK :

Negara Irak Terbagi Menjadi 2 Aliran :  

Yaitu Pasukan Irak Sunni yg di Dukung dan di Latih oleh Amerika Serikat. Dan pasukanIrak Syiah yg di dukung oleh Iran dan Rusia (PMF) atau disebut dengan Popular Mobilization Force.


Kelompok III : ISIS (DAULAH ISLAMIYAH)

Ia Murni Lahir dari Jiwa di Dalam Lubuk Hati Mereka. Ada yg Bilang. ISIS Buatan Amerika Serikat. Sebenarnya ISIS bukan Buatan Amerika Serikat. Namun ISIS berasal dari PecahanAl-Qaedah yg Pimpinannya Osama Bin Laden sudah tewas saat ini karena di Tangkap oleh Amerika Serikat menggunakan Helikopter Siluman.

Negara yg paling nyaring dan Gembar-Gembor mengatakan ISIS adalah Buatan Amerika Serikat. Adalah Bangsa IRAN. Ini di Tujukan agar memberikan semangat kepada Tentara-Tentara ISLAM SYIAH untuk mengalahkan ISIS yg Notabene ISIS adalah Islam Sunni.



Memang Awalnya, Pada Tahun 2013 yg Lalu. Amerika Serikat pernah memberikan senjata kepada ISIS melalui Jalur udara. Tujuannya untuk membantu menghancurkan Pemerintahan Islam Syiah milik Rezim Assad. Assad juga adalah Musuh Amerika Serikat.

Namun, karena waktu itu. Amerika Serikat belum kenal dengan ISIS. AS mengira ISIS adalah Pemberontak Islam Sunni seperti yg Lainnya yg ingin membebaskan Suriah dari Pengaruh Pemerintahan Islam Syiah. Tapi Ternyata Bukan.

ISIS memang Islam Sunni. Memang Terbukti ingin Menghancurkan Pemerintahan Syiah yg Berkuasa disana. Dan ini sejalan dengan Keinginan Amerika Serikat yg menganggap SYIAH adalah Musuh Bersama. Tapi ISIS (Daulah Islamiyyah) Ternyata berbeda. Walaupun sama-sama menganggap SYIAH adalah Musuh. Tapi ISIS, ngga pengen menjadikan Amerika Serikat sebagai Sahabat atau Pemimpin. seperti Para Pemberontak dan Tentara New Iraq Lainnya yg Terkontaminasi dan menjadikan AS sebagai Pemimpin Demokrasi.

Malahan ISIS juga membunuh Islam Sunni lainnya yg dianggap sebagai Boneka Amerika Serikat.  ISIS juga membunuh Islam Syiah dan juga mengincar Tentara Amerika Serikat dan Koalisi.

Tujuan ISIS hanya 1. Yaitu Memerdekan dan Mendirikan KEKALIFAHAN dengan Simbol Bendera Hitam dengan hanya ada 1 Islam Saja Tanpa Embel-Embel Islam Lainnya. ISIS juga berjuang untuk Membebaskan Islam dari Pengaruh SYIAH dan dari Pengaruh Boneka Demokrasi ala Bentukan Amerika Serikat.

Oh ya nih, Sebagai Informasi sederhana ya. Tahukah Anda Fakta Tentang ISIS. ISIS memang Terkenal Brutal dan Sadis. 

Tapi Sebrutal-brutalnya ISIS, mereka Ternyata Ramah Terhadap Rakyatnya Sendiri (Kekalifahan). Malahan ISIS memberikan Fasilitas yg Baik Pada Umat Muslim Kekalifahan. Seperti Gas Gratis, Roti Gratis, Taman Bermain, Jilbab Gratis, Pelayanan Sosial, Sistem Pemerintahan yg Tanpa Korupsi, Menjunjung Nilai-Nilai Syariat Islam yg Benar. dll.

Sahabat menurut ISIS disini artinya bukan Islam Syiah dan bukan umat Islam yg menjadikan Amerika sebagai Pemimpin. Jika ada umat Islam Sunni yg menjadikan AS sebagai Sekutu. Maka ISIS menganggap sebagai Islam Murtad dan Musuh dari Boneka AS. Ini lah mengapa, disisi Lain, ISIS juga membunuh umat Muslim Sunni.

Sumber: Jakartagreater.com , http://www.afrid-fransisco.com/

Perbandingan Angkatan Udara TNI AU, Malaysia dan Australia

PESAWAT TEMPUR TNI AU
Memasuki era reformasi, TNI AU terus berbenah diri. Salah satu fokus angkatan ini adalah memperkuat kualitas tempur mereka dengan membeli alutsista baru dari sejumlah negara.
Saat ini, TNI AU telah memiliki 7 skadron tempur, 4 skadron pesawat angkut dan 3 skadron helikopter. Untuk radar, TNI AU telah memiliki 22 radar di seluruh Indonesia. Namun, jumlah ini belum memenuhi minimum essential force yang dibutuhkan.
“Idealnya kita memiliki restra untuk sampai 2024, berbasis minimum essential force. Untuk skadron tempur misalnya, kita butuh 11, sehingga masih perlu 4 skadron lagi. Angkut butuh enam, masih kurang dua dan heli butuh empat tapi baru punya dua. Sementara radar kita butuh 32, sekarang baru 22, itu baru kekuatanminimumbukan kekuatan ideal,” papar Kadispenau Marsma Hadi Tjahjanto saat berbincang denganmerdeka.com, Rabu (8/4) kemarin.
Jika dibandingkan dengan negara-negara tetangga, yakni Malaysia dan Australia, kekuatan yang dimiliki Indonesia sudah cukup memadai. TNI AU sudah memiliki sumber daya manusia yang siap melaksanakan misi, termasuk alutsista berkualitas seperti pesawat Sukhoi dan F-16.
Kalau melihat dari latihan-latihan dengan Australia, kita mampu untuk bisa menandingi dia. Itu kualitas kita,” ungkapnya,
Kini, TNI AU tengah berencana untuk mengganti pesawat F-5 Tiger dengan pesawat jenis baru generasi 4,5. Generasi terbaru ini dipercaya dapat membuat Indonesia mampu menghadapi segala ancaman dari negara asing.
Lalu, seperti apa sebenarnya kekuatan TNI AU dengan dua negara tetangga itu, berikut ulasannya:
1. Jet tempur
TNI AU sampai saat ini masih mengoperasikan 12 unit F-16 Fighting Falcon Block 15 A/B OCU. Indonesia akan menambah jumlahnya menjadi 24 buah dengan varian C/D 52ID. Selain produk barat, Indonesia juga memiliki pesawat buatan Rusia, antara lain 5 unit Sukhoi Su-27 SK/SKM dan 11 Su-30 MK/MK2. Selain itu, masih ada 16 unit jet tempur KAI T-50 Golden Eagle dan 12 unit EMB 314 Super Tucano.

Sementara, Angkatan Udara Australia diperkuat 24 unit F/A-18F Super Hornet dan 71 unit F/A-18A/B Hornet . Selain kedua pesawat itu, negara ini masih memiliki dua unit F-35A Lightning II yang digunakan sepenuhnya untuk pelatihan.
Sedangkan Malaysia diperkuat 18 unit Su-30MKM, 8 unit F/A-18 Hornet, 12 unit Mikoyan MiG-29, 20 unit BAE Hawk dan 18 unit Northrop F-5. Beberapa dari pesawat ini sempat menjalani modernisasi untuk meningkatkan kemampuan tempurnya di udara.
2. Jumlah personel
Dari sudut kekuatan personel, TNI AU memiliki 37.850 personel yang masih aktif berdinas. Hingga saat ini, Indonesia juga memiliki 510 pesawat, 110 di antaranya adalah pesawat tempur.

Sedangkan Australia tercatat memiliki personel aktif sebanyak 14.120 orang, dan 4,273 personel cadangan. Untuk alutsistanya, negara ini memiliki 265 pesawat, baik pesawat tempur, patroli maupun angkut.
Sementara, Malaysia memiliki personel aktif sebanyak 15 ribu orang. Menurut situs globalfirepower.com, Malaysia diperkirakan memiliki 217 pesawat, termasuk 97 jet tempur.
3. Indeks kekuatan
Meski hubungan antara Indonesia, Malaysia dan Australia cukup dekat, namun ketiga negara ini saling berlomba untuk memperkuat sistem pertahanan udaranya masing-masing.

Berdasarkan situs analisa kekuatan militer dunia, globalfirepower.com, Indonesia menempati posisi cukup baik yakni urutan ke-12. Rating kekuatan Indonesia sebesar 0,5231. Hal ini dinilai dari kekuatan udara, darat, dan laut. Selain itu jumlah personel dan kemampuan belanja pertahanan.
Sementara Australia berada satu tingkat dari Indonesia. Indeks kekuatan dari Negeri Kangguru sebesar 0,5281.
Dibanding kedua negara di atas, Malaysia justru berada di peringkat 35. Negara ini mendapat indeks kekuatan sebesar 0,9612.

Sumber : Merdeka.com

Presiden Instruksikan Beli Sukhoi SU-35

Sukhoi SU-35, Time to Rock and Roll (REUTERS/Pascal Rossigno)
Jakarta – Menteri Pertahanan Ryamizad Ryacudu mengatakan segera bertemu dengan perwakilan Rusia untuk membahas pembelian Sukhoi SU-35, akhir September 2015.
“Sejauh ini belum (bertemu perwakilan Rusia), rencananya akhir bulan ini,” katanya di Ruang Rapat Komisi I DPR, Jakarta, Senin (21/9/2015).
Hal itu menurut dia, telah menerima instruksi langsung dari Presiden Joko Widodo untuk pembelian pesawat tempur Sukhoi SU-35.
Menhan mengatakan selama ini TNI AU masih menggunakan pesawat tempur F-5 Tiger yang usianya sudah 40 tahun.
“Ini untuk mengganti F-5 yang usianya sudah 40 tahun, (pilot) lihat terbang saja takut,” ucapnya.
Ryamizard menjelaskan, pembelian Sukhoi SU-35 tidak dilakukan satu skuadron sekaligus, namun secara bertahap. Menurut dia, Indonesia direncanakan akan membeli setengah skuadron pesawat Sukhoi SU-35.
“Itu sudah diproses pemerintah dan instruksi presiden,” ujarnya.
Ketua Komisi I DPR RI, Mahfudz Siddiq mengatakan pesawat F-5 saat ini di beberapa negara sudah tidak digunakan lagi, seperti Taiwan sejak dua tahun lalu tidak menggunakannya.
Mahfudz menilai skuadron F-5 milik Indonesia sebenarnya sudah tua dan sudah waktunya diganti.
“Namun Panglima TNI ingin mengganti skuadron F-5 jangan tanggung,” ujarnya.
Politikus PKS itu mengatakan Indonesia harus melakukan lompatan dalam modernisasi alutsista dengan memiliki efek tangkal di kawasan, seperti pesawat Sukhoi SU-35.
Sumber: Kompas.com

PT. Lundin Akan Bangun Tank Boat X18 Pertama Di Indonesia

PT. Lundin Industry Invest berhasil mendesain Kapal Tank Laut yang beroperasi dilaut dan perairan dangkal. Desain ini menurut Presiden Direktur PT Lundin, John Lundin dapat dipakai untuk operasi di laut dan sungai dengan kombinasi boat dan tank guna mendukung pendaratan pasukan amfibi dan dilengkapi senjata berat.


PT. Lundin Akan Bangun Tank Boat X18 Pertama Di Indonesia

             Gambar Ilustrasi dan Desain Tank Boat X18 Buatan PT. Lundin

PT. Lundin Akan Bangun Tank Boat X18 Pertama Di Indonesia

             






Untuk menekan bobot tank laut ini, bahan baku kapal tank memakai material komposit yang lebih kuat dari baja tapi lebih ringan. John menjamin komposit ini tahan api tidak seperti yang menimpa KRI Klewang.
Tank laut pernah dibuat Rusia saat perang dunia ke 2 serta Amerika Serikat saat perang vietnam, namun karena kendala material armor yang berat, proyek itu tidak dapat dilanjutkan. Kini dengan teknologi modern bahan komposit membantu mengatasi masalah tersebut.
Desain X18 Tank Boat ini mampu membawa 4 kru dan 20 personil pasukan. Dapat melaju dengan kecepatan maksimal 40 Knots kapal, berdimensi 18 meter dengan lebar 16 meter.
PT Lundin menggandeng PT Pindad untuk mengembangkan tank laut ini. Sementara untuk pembuatan turet dengan kaliber 105 MM, Lundi menggandeng CMI Defence. Adapun perusahaan Bofors asal Swedia digandeng untuk pengembangan sistem senjata. John mengaku TNI merespon positif konsep tank laut ini.
Photo / Graphics : Defense.pk

Saturday, October 3, 2015

Bung Karno Ungkap Bagaimana Cara Membunuh Dia

Bung Karno saat naik pesawat (VIVA.co.id / Dody Handoko)
Nama-nama besar seperti Gajah Mada, para Wali, Siliwangi, Pangeran Diponegoro, Pattimura, Bung Karno hingga Jenderal Sudirman  dianggap memiliki kesaktian.
Bukan hanya itu, hingga saat ini pun, di sejumlah daerah, masyarakat setempat memiliki legenda-legenda tentang sosok sakti di daerahnya.

Benarkah Bung Karno juga merupakan manusia “sakti?" Dengan sejarah sedikitnya tujuh kali luput, lolos, dan terhindar dari kematian akibat ancaman fisik secara langsung, menjadi hal yang jamak jika sebagian rakyat Indonesia menganggap Bung Karno adalah manusia dengan tingkat kesaktian tinggi.

Dalam buku Total Bung Karno karya Roso Daras diceritakan, sebuah perjalanan di Makassar, Bung Karno diserbu gerombolan separatis. Di perguruan Cikini, dia dilempar granat. Di Cisalak dia dicegat dan ditembaki. Di Istana, dia diserang menggunakan pesawat tempur  oleh simpatisan PRRI/Permesta.
Bahkan ketika dia tengah salat Idul Adha, seseorang yang ditengarai dari anasir DI/TII menumpahkan serentetan tembakan dari jarak enam saf (barisan salat) saja.

Bung Karno tetap selamat, tetap sehat, dan tidak gentar. Dia terus saja menjalankan tugas kepresidenan dengan segala konsekuensinya. Dalam salah satu pernyataannya di biografi Soekarno, Penyambung Lidah Rakyat Indonesia  yang ditulis Cindy Adams, berkomentar tentang usaha-usaha pembunuhan yang dilakukan terhadapnya, Bung Karno tidak mengaku memiliki kesaktian tertentu.

“Mati-hidup adalah kehendak Tuhan. Manusia mencoba membunuh, kalau Tuhan belum berkehendak saya mati, maka saya belum akan mati,” kata Bung Karno ketika itu.

Dengan kepemimpinannya yang tegas, berani “menentang” mengutuk politik Amerika Serikat, dengan keberaniannya keluar dari PBB dan membentuk Conefo, dengan penggalangan jaringan yang begitu kokoh dengan negara-negara besar di Asia maupun Afrika, Bung Karno tentu saja sangat ditakuti Amerika Serikat sebagai motor bangkitnya bangsa-bangsa di dunia untuk menumpas praktik-praktik imperialisme.

Untuk membunuh Soekarno dari luar terbukti telah gagal, maka gerakan intelijen menusuk dari dalam pun disusun, hingga lahirnya peristiwa Gestok yang benar-benar berujung pada jatuhnya Bung Karno sebagai kepala pemerintahan dan kepala negara Republik Indonesia.
Tidak berhenti sampai di sini, upaya membunuh secara fisik pun dilakukan dari dalam.

Bung Karno, dalam penuturan kepada Cindy Adams, pernah membuat pernyataan yang mencengangkan. “Untuk membunuh saya adalah mudah, jauhkan saja saya dari rakyat, saya akan mati perlahan-lahan,” kata dia waktu itu.

Orde Baru di bawah kepemimpinan Soeharto dan atas dukungan Amerika Serikat (dan kroninya), melakukan upaya mengisolasi terhadap Bung Karno dengan cara diasingkan di Istana dan wisma Yaso. Seperti yang telah disebutkan oleh Bung Karno sendiri.

Hingga Mei 1967, Bung Karno seperti tahanan rumah. Meski masih berstatus Presiden, tetapi ia terpenjara di Istana dan wisma Yaso. Tidak boleh keluar tanpa kawalan tentara di kubu Soeharto.

Usai ia dilengserkan oleh sidang istimewa MPRS, kemudian diasingkan di Bogor, kemudian disekap di Wisma Yaso, Jalan Gatot Subroto. Ia benar-benar menjadi pesakitan. Yang paling menyakitkan adalah karena dia benar-benar dijauhkan dari rakyat. Rakyat yang menjadi “nyawa”-nya selama ini sampai Bung Karno wafat. 
Sumber: VIVA.co.id

Foto Penampakan Armada Tempur TNI AL di Pantai Merak

                       

Sejumlah kekuatan pemukul TNI AL, seperti kapal selam, kapal korvet, kapal perusak kawal rudal, hingga tank amphibi ambil bagian dalam gladi kotor peringatan HUT TNI ke-70.


Foto Penampakan Armada Tempur TNI AL di Pantai Merak

Kapal Perang Perusak Kawal Rudal Indonesia

 BANTEN - TNI Angkatan Laut mengerahkan sebagian besar alat utama sistem persenjataan (Alustsista) mereka pada peringatan HUT TNI ke-70 yang dipusatkan di Dermaga Indah Kiat, Merak, Cilegon, Banten.
Foto Penampakan Armada Tempur TNI AL di Pantai Merak

Tank dan Truk Pengankut Tank Indonesia

Setelah memperlihatkan kehandalan tank amphibi LVT 7 milik Resimen Kavaleri Marinir, "penjaga laut" Republik Indonesia ini menampakkan kapal selam KRI Nanggala dan kapal corvette, KRI Diponegoro dalam gladi kotor, Jumat (10/2/2015).
"Alutsista dan personel TNI AL yang terlibat dalam HUT TNI , pasukan parade dan defile jumlah 1315. Untuk KRI ada 53, pesawat udara 26 dan kendaraan tempur berserta kendaraan bermotor 135," Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut (Kadispenal), Laksamana Pertama M Zainudin menjelaskan kepada Tribun, Jumat (2/10/2015). KRI Nanggala merupakan kapal selam diesel buatan Jerman. 
Foto Penampakan Armada Tempur TNI AL di Pantai Merak

Kapal Selam Indonesia KRI Nanggala 

Sementara KRI Diponegoro merupakan kapal korvet yang dibuat oleh galangan kapal Schelde, Belanda. Kapal ini bertugas sebagai kapal patroli dengan kemampuan anti-kapal permukaan, anti-kapal selam dan anti-pesawat udara.

Foto Penampakan Armada Tempur TNI AL di Pantai Merak

Kapal Perang Indonesia

                        
Sumber: TRIBUNNEWS.COM

Tank Amphibi Marinir TNI AL Berlatih di Pantai Merak Untuk Persiapan HUT TNI ke-70

Berikut Foto-Foto Tank Amfibi TNI AL Di Pantai Merak

Tank Amfibi TNI AL Beraksi di Pantai Merak Untuk Persiapan HUT TNI ke-70
Tank amphibi LVT 7 milik Marinir TNI AL berlatih di di Dermaga Indah Kiat, Banteng, jelang HUT TNI ke-70
 
Tank Amfibi TNI AL Beraksi di Pantai Merak Untuk Persiapan HUT TNI ke-70
Tank amphibi LVT 7 Marinir TNI AL 
                         

Tank Amfibi TNI AL Beraksi di Pantai Merak Untuk Persiapan HUT TNI ke-70
Tank amphibi LVT 7 Marinir TNI AL 

Tank Amfibi TNI AL Beraksi di Pantai Merak Untuk Persiapan HUT TNI ke-70
Tank amphibi LVT 7 Marinir TNI AL 

Tank Amfibi TNI AL Beraksi di Pantai Merak Untuk Persiapan HUT TNI ke-70
Tank amphibi LVT 7 Marinir TNI AL 

Jelang peringatan HUT TNI ke-70, TNI Angkatan Laut (AL) mulai memanaskan mesin alutsista mereka.
Sejumlah kendaraan amphibi dan kapal perang mulai berlatih melakukan persiapan peringatan HUT TNI yang berlangsung di Dermaga Indah Kiat, Merak, Cilegon, Banten.
"Alutsista dan personel TNI AL yang terlibat dalam HUT TNI , pasukan parade dan defile jumlah 1315. Untuk KRI ada 53, pesawat udara 26 dan kendaraan tempur berserta kendaraan bermotor 135," Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut (Kadispenal), Laksamana Pertama M Zainudin menjelaskan kepada Tribun, Jumat (2/10/2015).
Baca Juga: 10 Tank Tercanggih Di Dunia 
Dalam gladi kotor dalam rangka HUT TNI ke 70 di Banten, H-4 LVT 7 Resimen Kavaleri Marinir juga ikut melaksanakan demontrasi jumpink.
LVT 7A1 merupakan Tank amphibi jenis Landing Vehicle Track ( LVT ).
Untuk pengoperasiannya, tank ini membutuhkan 3 awak yang terdiri dari Danran ( Komandan Kendaran ), pengemudi dan penembak.
Kendaraan ini mampu mengangkut 21 personil bersenjata lengkap.
LVT 7A1 ini bersarang di Batalyon Kavaleri 2 Korps Marinir di Cilandak, Jakarta Selatan.
TRIBUNNEWS.COM